Mendaftar NPWP Online

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (13 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading …

Aku mo sharing pengalaman mendaftarkan NPWP dengan jenis wajib pajak pribadi. Pada hari Rabu, 3 Desember 2008 kemarin aku mendaftar secara online di web resmi Direktorat Jenderal Pajak (http://www.pajak.go.id). Untuk info pendaftaran online bisa dilihat dari Menu Utama > Aplikasi > e-Registration. Kalo mau langsung mendaftar, bisa mengakses alamat ini: http://ereg.pajak.go.id/ereg/wp/Login.do.

Ntar muncul halaman login kayak gini:

Login e-Registrasi NPWPLogin e-Registrasi NPWP

 

Aku memilih “Buat Account Baru“. Setelah itu muncul halaman untuk mengisi data pribadi seperti di bawah ini:

Pendaftaran accountPendaftaran account

Bila data yang diisikan valid, maka pendaftaran account baru selesai.

TerdaftarAccount telah terdaftar

Tahap selanjutnya adalah mengisi data NPWP yang ingin daftarkan. Kalau kembali ke halaman login, isikan username dan password yang telah dibuat. Aku memilih jenis wajib pajak “orang pribadi“. Screenshot-nya seperti di bawah ini:

Memilih jenis wajib pajakMemilih jenis wajib pajak

Setelah itu aku mengisi formulir registrasi wajib pajak orang pribadi yang tampilannya seperti di bawah ini.

Pengisian form registrasi NPWPPengisian form registrasi NPWP

Bila data yang diisikan telah benar, maka muncul halaman seperti di bawah ini:

Pendaftaran secara online selesaiPendaftaran secara online selesai

Selanjutnya gimana? Ada dua buah dokumen yang diperlukan yaitu:

  • Formulir Registrasi Wajib Pajak Orang Pribadi
  • Surat Keterangan Terdaftar Sementara

Kedua dokumen ini dapat dicetak melalui e-Registration (lihat gambar di atas, ada tombol untuk mencetak).

Serta melengkapi kedua berkas berikut:

  • Fotokopi KTP
  • Surat keterangan tempat kegiatan usaha

Tips buat yang mo ndaftar, jangan sepele ama fotokopi KTP. Kalo lupa bisa berabe, apalagi kalo kantor KPP jauh dari lokasi tukang foto kopi. Kayak pengalamanku, aku lupa memfotokopi KTP dan parahnya, fotokopi terdekat tutup. Aku datengnya kepagian sih… (tukang fotokopi-nya ga pernah denger pepatah “early bird catch the worm“). Terpaksa la aku ke tukang fotokopi yang jauh dari KPP. Sialnya aku harus ngeluarin 6000 rupiah untuk fotokopi KTP. Napa? Soalnya pecahan paling kecil di dompet kebetulan cuma 50 ribu (bukan nyombong ya.. :D). Dengan berat hati ku beli minuman “penambah ion” agar ga dimaki ama tukang fotokopi. Tips tambahan juga tuh buat yang mo ngurus NPWP, sediain juga uang pecah untuk jaga-jaga… Kalo udah? Kirim semua berkas tersebut ke KPP yang sesuai dengan dokumen.

Lokasi KPPLokasi KPP

Kalo ga tau lokasinya, kita bisa melakukan pencarian dari web pajak.go.id. Letaknya di bagian kiri web, tepatnya di bawah menu. Ini screenshotnya. Isikan salah satu field, bisa kelurahan aja, atau kecamatan aja. Boleh juga dua-duanya. Ntar jangan lupa klik tombol Cari.

Pencarian KPP (Kantor Pelayanan Pajak)Pencarian KPP (Kantor Pelayanan Pajak)

Nah, setelah sampai di KPP gimana? Langsung aja menuju counter-nya. Jangan lupa ambil nomor antrian. Budayakan antri! Jangan ndeso lah… Prosesnya ga lama kok. Aku ngambil nomor antrian sekitar pukul 09.30. Saat itu masih ada enam orang yang lebih dahulu dariku. Kira-kira pukul 09.45 nomorku dipanggil dan pukul 09.50 proses pendaftaran sudah selesai. Berarti kira-kira prosesnya cukup lima menit saja. Kartu NPWP-ku selesai hari Rabu siang. FYI, aku mendaftar ke KPP pada hari Jum’at, 5 Desember 2008. Jadi kira-kira tiga hari kerja kartu NPWP sudah selesai. Untuk bukti bahwa kita sudah mendaftarkan NPWP, ntar dikasi bukti surat penerimaan-nya. Walopun kartu NPWP belum ada, kita sudah bisa menggunakan NPWP bila diperlukan. Nomornya seperti yang tertera pada bukti surat penerimaan.

Bukti Penerimaan SuratBukti Penerimaan Surat

So, tunggu apa lagi? Cepat buruan daftarin diri kamu untuk menjadi Wajib Pajak.

Punya penghasilan tapi ga bayar pajak? Apa kata dunia???

Update:
Hari Selasa, 16 Desember 2008 aku baru sempat ngambil kartu NPWP-nya. Gambar kartu NPWP bisa dilihat di sini.

Update (31 Desember 2008):
Informasi mengenai alamat KPP seluruh Indonesia bisa di-download di sini.

Update (03 Januari 2009):
Informasi mengenai ketentuan Fiskal Luar Negeri bagi pemilik NPWP maupun yang tidak memiliki NPWP bisa dilihat di sini.

Update (16 Januari 2009):
Pengalamanku keluar negeri bebas fiskal (tatacara pengurusan bebas fiskal di bandara) bisa dilihat di sini.

dikutip dari : http://danigunawan.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: